18 Januari 2016

Andalkan Ketua RT/RW dan Satpol PP, Ahok Antisipasi Teroris di Jakarta

Foto: tempo

Tidak seperti calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengkampanyekan bahwa untuk sementara waktu orang muslim dilarang masuk Amerika terkait insiden bom di California beberapa waktu lalu. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama lain ceritanya.


Dia menyikapi teror bom di kawasan Sarinah Jakarta, Kamis (14/1/2016) lalu, tidak membuatnya menghalangi orang luar Jakarta untuk masuk ke ibukota.

"Jakarta ini terbuka. Kami enggak bisa katakan orang luar Jakarta enggak boleh masuk Jakarta," kata Basuki, setelah apel pengamanan, di Silang Selatan Monas, Senin (17/1/2016).

Dia menunjuk langsung ketua RT/RW agar menjalankan perannya untuk mengenali dan mengawasi warga di lingkungannya. Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI ini, tidak mau ketua RT/RW tidak mengetahui ada warganya yang merakit bom di lingkungannya.

Selain ketua RT/RW, Ahok juga menegaskan kepada Satpol PP dan jajaran satpam untuk sigap terhadap hal-hal yang dianggap mencurigakan. Mereka diimbau agar tegas dalam bertindak tanpa sungkan-sungkan. Ahok meminta pengamanan ditingkatkan dan diperketat.


#Sepakat dengan Pak Ahok, pengamanan tingkat dasar harus ditingkatkan. Jangan hanya tingkat atas saja (baca: polisi dan TNI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar